Posted by Aak
Aak-share.com Updated at: 5:01:00 PM

Nomor Jalan Cepat - Teknik Melakukan Jalan Cepat

No comments:
Jalan Cepat termasuk salah satu nomor tersendiri dalam atletik. Namun dalam pengelompokannya digabungkan dengan nomor lari ( nomor jalan dan lari). Karena pada dasarnya gerakan berjalan adalah sama dengan gerakkan berlari, yaitu sama-sama mengutamakan kaki dan lengan sebagai sember gerakkan.

Tetapi ini tidak berarti bahwa hanya kaki dan lengan saja yang menentukan kemampuan seseorang untuk berjalan cepat dan berlari. Kekuatan otot-otot prut, punggung dan beberapa unsur lainnya turut berpengaruh terhadap kedua jenis gerakkan tersebut.


Disamping adanya persamaan antara berjalan dan berlari, bila ditinjau dari segi teknis atau cara melakukannya terdapat pula perbedaan yang prinsipel. Perbedaan antara gerakkan dan berlari  dapat dilihat dari suatu batasan tentang "jalan cepat" yaitu :
" Suatu langkah yang terus meneurus hingga kkontak kaki dengan tanah tidak pernah terputus. kaki yang sedang melangkah harus sudah berpijak/mendarat di tanah ketika kaki yang belakang mulai di angkat." Lutut kaki menumpu (depan) harus lurus pada saat kaki yang lain (belakang) mulai melangah."
Dengan adanya batasan (definisi) ini, maka dapat pula dikatakan gerakkan berjalan tidaklah terjadi saat-saat melayang di udara dan pada saat gerakkan berlari terdapat saat-saat melayang di udara walaupun hal itu hanya terjadi hanya sekejap setiap langkah. Itulah sebabnya pada saat perlombaan jalan cepat harus ada wasit khusus yang mengawasi para peserta apakah benar-benar berjalan atau berlari.


Teknik Jalan Cepat

Berjalan adalah suatu gerakkan yang sangt mudah kita lakukan. Tetapi melakukan jalan cepat yang sebenarnya tidak semudah seperti gerakkan berjalan yang kita lakukan sehari-hari. Adapun cara melakuka jalan cepat sebagai berikut :

Serangkai Gerakkan jalan Cepat




Keterangan :

A. Gerakkan kaki

  1. Tahap Ayunan (Gambar 1 & 2)
    Kaki kanan bertumpu ditanah dalam sikap lutut lurus. kaki kiri sebagai kaki ayun dilangkahkan kedepan rendah saja dalam sikap lutut agak di tekuk. Ayunan kaki kedapan ini bersumber pada persendian pinggul
  2. Tahap Dorongan ( Gambar 3)
    Sebelum kaki ayun (kiri) berpijjak ditanah, maka kaki kanan harus melakukan dorongan/tolakkan kedepan dengan sebagian besar bersumber pada kekuatan pergelangan kaki dan telapak kaki, sehingga saat akan lepas dari tanah terakhir pada bagian ujung telapak (jari) kaki.
  3. Tahap Tumpuan Ganda (Gambar 4)
    Pda tahap ini kedua kaki sama0-sama berpijak di tanah. Kaki kanan berpijak pada ujung kaki sedan kaki kiri pada bagian tumit. Jadi pada saat kaki kiri melangkah kedepan harus berpijak pada bagian tumit terlebih dahulu.
  4. Tahapan Ayunan Diteruskan Tahap Dorongan (Gambar 5 sampai 11)
    Sikap badan tetap tegak, ayuanan lengan rileks bersumbu pada persendian bahu. Setiap langkah kaki dilakukan secepat mungkin dan lebar atau penjang, seluruh kaki rileks tanpa ketegangan.

B. Sikap Pinggul
Pinggul selalu lemas (rileks), tidak kaku dan tegang. Itulah sebabnya para atlet jalan cepat kalau kita perhatikan sikap pinggulnya bergoyang dan lucu kelihatannya.


C. Gerakkan Lengan
  1. Ayuanan kedua tangan lengan lemas (rilek), gerakkan bersumber pada persendian bahu, ayunan ke depan agak masuk kedalam (medial)
  2. Siku ditekuk wajah rileks. Pada saat terayun kebelakang sudut siku maksimal 90 derajat, pada akhir ayuanan kedepan sudut siku lebih mengecil, genggaman tangan maksimal setinggi dagu.
  3. Jari-jari tangan dan pergelangan tangan tidak terlampau berkibas, di anjurkan supata ujung ibu jari selalu menempel pada jari telunjuk, sedangkan ketiga jari lainnya ditekuk rilek dan wajar.

D. Sikap Badan, Leher dan Kepala
  1. Sikap badan tetap tegak, rileks sewajarnya.
  2. Leher rileks, kepala tegak dan wajar. Pandangan bebas (sebentar kebawah-kedepan agak ke depan selih berganti tergantung dari kebiasaan dan kemantapan masing-masing atlet).
  3. Bahu tetap rilek tidak terangkat keatas.

Demikan Nomor jalan cepat dan teknik melakukan jalan cepat. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk para pembaca.

Terimakasih!


Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments