Posted by Aak
Aak-share.com Updated at: 9:36:00 PM

Gaya Dalam Lempar Cakram

No comments:
Gaya Dalam Lempar Cakram ~ Dalam lempar cakram sebenarnya hanya ada satu gaya, yaitu gaya berputar, karena cara melakukan awalan dengan memutar badan. Akan tetapi ditinjau dari posisi badan sebelum melakukan putaran dapat dibedakan adanya dua macam gaya, yaitu :


A. Gaya Samping
Sikap pemula berdiri miring/menyamping kearah sasaran. Gaya ini lebih mudah dan biasanya sangat sesuai bagi pemula. Adapun cara melakukan awalan berputar gaya samping adalah :
  1. cakaram siap dipegang dengan tangan kanan. Sikap permulaan berdiri tegak, kedua kaki kangkang secukupnya. Arah lemparan disebelah kiri  badan.
  2. Ayunan pendahuluan dilakukan secukupnya, yaitu dengan mengayunkan lengan kanan kebelakang disertai dengan memutarkan badan ke kanan, lengan kiri diangkat setinggi bahu. Kedua lutut agak ditekuk, sehingga tumit kaki kiri terangkat dari tanah (berpijak pada ujung kaki), badan merendah dan sedikit condong kekanan,

    Berat badan sebagian besar pada kaki kanan, gerakkan berikutnya, tangan kanan diayun kekiri serong atas disertai dengan meluruskan kedua kaki. Berat badan berpindah pada kaki kiri, kaki kanan berpijak pada ujungnya. Sesudah itu diayun lagi seperti semula, begitu seterusnya.

    Gerakkan ayuanan pendahuluan ini pada dasarnya hanya untuk mencari keseimbangan badan saja dan mengontrol cara memegang cakram serta menenangkan memusatkan konsentrasi guna melakukan putaran/awalan. Itulah sebabnya, maka ayuanan pendahuluan ini harus dilakukan dengan rileks dan cukup dua tiga kali saja.
  3. Gerakkan berputar melintas lingkaran
    Gerakkan melintasi lingkaran merupakan putaran lari, jadi selama berputar jangan sampai terjadi gerak naik/turun. Pada akhirnya ayuanan pendahuluan (cakram diayun kekanan), segera kaki kanan diangkatkan dengan cepat kekiri lewat didepan kaki kiri.

    Dengan disertai tolakkan kaki kiri, kaki kanan terus diayaun dan berpijak ditanah agak kesebelah kiri pusat lingkaran. Selama berputan pandangan kekiri bawah lewat atas bahu. Setelah kaki kanan mendarat, kaki kiri segera diayun cepat kesamping kiri dan berpijak agak sebelah kiri dari garis arah lemparan. Saat itulah terjadi posisi/sikap melempar

    Pada sikap lempar ini lutut kanan ditekuk badan condong dan sedikit berputar berputar kekanan, lengan kiri kiri masih berada disisi kanan. Tangan kanan jauh kebelakang, berat badan pada kaki kanan, kaki kiri terjulur  kesamping kiri berpijak pada ujungnya.
  4. Gerakkan melempar Cakram
    Dan sikap melempar seperti tersebut diatas tungkai kanna segera condong pinggul kedepan sampai tungkai kanan lurus dan sat itu pula badan diputar kekiri, kaki kiri cepat diluruskan, dada dibusungkan pandangan kearah sasaran dan saat itu pula lengan kanan sudah terayun disisi kanan kira-kira setinggi bahu untuk melepaskan cakram dengan hentakkan pergelangan tangan serta jentik jari-jari sehingga cakram berputar kearah dengan putaran jarum jam.
  5. Mengikuti gerakkan lemparan
    Pada saat cakram lepas dari tangan, maka gerakkan harus diteruskan, yaitu pundak dan tangan kanan terus dijulurkan kearah lemparan mengikuti jalannya cakram, tetapi jangan sampai badan terbawa dan jatuh keluar lingkaran.

    Untuk itu kaki kanan harus segera diangkat kedepan dan mendarat/berpijak didekat kaki kiri yang saat itu pula (kaki kiri) harus sudah ditarik kebelakang. Agar badan tidak terjerumus kedepan, maka saat kaki kanan berpijak ditanah harus segera ditekuk pada lutut (untuk mengerem).

    Ada pula cara lain untuk melakukan follow though, yaitu Saat cakram lepas dari tangan, kaki kanan terus diayun memutar kekiri sedang kaki kiri sebagai poros (as). Sebelum cakram jatuh ditanah, pihak pelempar harus teteap berada didalam lingkaran.
Serangkaian Gerak Lempar Cakram Gaya Samping

KETERANGAN
Gambar 1     = Sikap pemulaan berdiri menyamping
Gambar 2     = Sesaat akan mulai berputar lengan kanan diayun jauh kebelakang
Gambar 3     = Sumbu putaran pada kaki kiri (telapak kaki belakang depan/ujung). Selama berputar lengan kanan selalu dibelakang.
Gambar 4-7  = Pada posisi lempar ; badan merendah, lengan kanan dibelakang, pandang kearah sasaran.
Gambar 8-10 = Setelah cakram lepas dari tangan, kaki kanan melangkah kedepan berpijak didekat bekas telapak kaki kiri yang saat itu telah terayun ke belakang.

B. Gaya Belakang
Gaya belakang ini agak lebih sulit dari gaya samping, tetapi lebih menguntungkan karena dengan membelakangi sasaran maka putaran awalan lebih panjang dari gaya samping.

Gaya belakang ini muncul pertama kali pada olympiade di London tahun 1948 yang dilakukan oleh Consolini (atlet Itali). Sekarang hampir semua pelempar kenamaan memakai gaya belakang ini. Adapun cara berputarnya sebagai berikut :
  1. Sikap pemula berdiri membelakangi arah lemparan
  2. Ayunan pendahuluan dilakukan secukupnya
  3. Saat lengan kanan berayun jauh kebelakang, maka segera tumit kiri segera diangkatsehingga kaki kri berpijak pada ujungnya. Dengan bertumpu pada ujung telapak kaki kiri ini putaran dimulai, yaiitu kaki kanan dilangkahkan rendah melingkar kekiri lewat  depan kaki kiri. Pandangan kek kiri bawah lewat atas bahu kiri. Sikap badan tetap rendah dan agak condong kedepan.
  4. Saaat kaki kanan melangkah harus disertai dengan tolakkan kaki kiri, sehingga ayunan kaki kanan lebih cepat dan segera mendarat dipusat lingkaran atau agak kesebelah kiri.
  5. Saat kaki kanan mendarat, segera kaki kiri diayunkan kekiri untuk secepatnya mendarat agak jauh kesamping kiri dan sedikit disebelah kiri dari garis lurus lemparan. Saat inilah terjadi sikap/posisi lempar. Selanjutnya cakram dilemparkan dengan cara seperti uraian.
Serangkaian Gerak Lempar Cakram Gaya Belakang



KETERANGAN
Gambar 1      = Posisi permulaan berdiri membelakangi arah lemparan
Gambar 2      = Sesaat akan berputar, lengan kanan diayun jauh ke belakang, pandangan mulai melirik kekiri.
Gambar 3-5   = Saat mulai berputar, ujung telapak kaki kiri sebagai sumbu dan dengan tolakkan kaki kiri itu pula badan meluncur kearah lemparan, kaki kanan secepatnya diayun memutar ke kiri untuk berpijak.
Gambar 4-6   = Saat kaki kanan mendarat, kaki kiri dengan cepat pula diayunkan kekiri untuk berpijak dan terjadilah "sikap lempar"
Gambar 8-10  = Posisi/sikap lempar
Gambar 11-12= Setelah cakram lepas dari tangan, kaki kanan segera diayun kedepan dan kaki kiri diayun ke belakang (gerak ikutan/follow though).

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments