Posted by Aak
Aak-share.com Updated at: 9:30:00 PM

Macam-macam Gaya dalam Tolak Peluru

No comments:
Macam-macam Gatya dalam Tolak Peluru ~ Awalan pada tolak peluru tergantung dari teknik atau gaya yang di gunakan. Ada empat macam gaya dalam tolak peluru, yaitu :


Macam-macam Gaya dalam Tolak Peluru
  1. Gaya depan, sikap pemula sebelum melakukan awalan posisi badan menghadap kearah sasaran. Gaya ini kurang effisien, maka sekarang jarang dipakai
  2. Gaya samping, sikap pemula berdiri miring, sehingga dengan tangan kanan. Gaya ini masih dipakai, terutama bagi atlite pemula termasuk bagi anak-anak sekolah (SMP, SMA) dan sederajad.
  3. Gaya belakang, sikap sikap permulaan badan membelakangi arah tolakkan. Gaya inilah yang samapai saat ini banyak dipakai oleh atlet-atlet kenamaan (senior).
  4. Gaya putaran lempar cakram, gaya ini hampir sama dengan gaya belakang. hanya saja gerakkan kaki tidak seperti gaya belakang, tetapi seperti pada gerakakkan kaki pada lempar cakram. Gaya ini sulit, sampai saat ini belum begitu banyak yang memakainya.
Dari keempat macam gaya tersebut hanya dua gaya yang akan dibicarakan, yaitu gaya samping dan gaya belakang. 

Tolak Peluru Gaya Samping
Cara melakukan attau teknik tolak peluru gaya samping adalah sebagai berikut :
  1. Peluru siap dipegang (dengan tangan kanan) dan diletakkan pada pangkal leher seperti yang telah diutarankan terdahulu yaitu cara memegang peluru pada tolak peluru
  2. Sikap permulaan berdiri miring, arah tolakkan disebelah kiri badan. Lutut kakai kanan agak ditekuk, kaki kiri dijulurkan kebelakang agak lurus dan rileks/lemas berpijak pada ujung kaki. Tangan atau lengan kiri diangkat rileks setinggi bahu atau lebih. Berat badan sebagian besar pada kaki kanan, pandangan kedepan bawah.
  3. Sebelum meluncur kekiri, kaki kiri diangkat kedepan terus melingkar kesamping kiri dan kembali berpijak ditempat semula. Ayunan kaki kiri ini hanya mendapat gerakkan pendahuluan saja, untuk mencari pendahuluan. Maka gerakkan pendahuluan saja, untuk mencari keseimbangan . Maka gerakkan pendahuluan ini cukup dilakukan 2 atau 3 kali saja.
  4. Setelah keseimbangan badan benar-benar mantap, maka pada putaran/ayuanan kaki yang terakhir, kaki kiri tadi tidak perlu  diletakkan ditanah, tetapi justru agak ditari kekanan sehingga tungkai betis) kiri berada dibelakang betis/kaki kanan, atau lebih kekanan lagi (agak menyilang).

    Dari sinilah kaki kiri diayuankan cepat kesamping kiri dengan disertai tolakkan kaki kanan. Tolakkan kaki kanan ini harus datar dan rendah saja (bukan melonca/melambung). Akhir dari gerakkan meluncur kekiri ini, kaki kanan mendarat terlebih dahulu kira-kira pada pusat lingkaran, sedangkan kaki kiri terus dijulurkan jauh kesamping kiri, sehingga saat berpijak ditanah ujung telapak kaki hampir atau sedikit menyentuh bidang dalam balok penahan. Saat inilah sikap/posisi menolak seperti telah diuraikan terdahulu.
  5. Dari sikap/posisi menolak ini, perlu segera di tolakkan dengan cara seperti telah diuraikan didepan. 

Serangkaian Gerak Tolak Peluru Gaya Samping


Teknik Tolak peluru gaya Belakang (O'Brein)
  1. Peluru siap dipegang dan diletakkan pada pangkal leher (dengan tangan kanan).
  2. Sikap pemula berdiri membelakangi arah tolakkan. Kaki kanan tegak, kaki kiri terjulur agak lurus dan rileks kebelakang berpijak pada ujung kaki. Barat badan sebagian besar berada pada kaki kanan. Pandangan kebawah atau kedepan (sekitar 5-10 meter). Pada posisi ini seluruh bagaian badan rileks, sambil berkonsentrasi dan mengatur pernapasan.
  3. Secara bersamaan, badan dicondongkan kedepan dan kaki kiri  diangkat rileks keatas  hampir datar dengan tanah, lengan kiri turun-lurus-lemas kedepan-bawah. Kemudian lutut kanan dan lutut kiri sama-ssama ditekuk, sehingga paha kanan hampir menyentuh dada.

    Dari posisi ini, lutut kiri segera diluruskan/dijejakkan/diayunkan cepat kebelakang dengan disertai tolakkan kaki kanan (lutut samping lurus). Tolakkan kaki kanan kebelakng ini harus rendah saja dan secepat mungkin agar gerakkan meluncur gerakkan ini berjalan lancar dan tidak melambung. Selama meluncur kebelakang badan tetap rendah dan condong kedepan serta masih membelakangi arah tolakkan.
  4. Akhir dari luncuran kebelakang tadi diawali dengan mendaratnya kaki kanan terlebih dahulu kira-kira pada pusat lingkaran, disusul kaki kiri berpijak agak disebelah kiri dan garis tengah, bagian ujung kaki hampir atau sedikit menyentuh bidang dalam balok penahan. Pada saat kaki ini berpijak, disinilah terjadi sikap/posisi menolak.
  5. Dari sikap/posisi menolak ini, peluru segera ditolakkan dengan cara seperti telah diuraikan terdahulu yaitu Tahapan-tahapa dalam Tolak Peluru

Serangkaian Gerak Tolak Peluru Gaya Belakang



Catatan :
Beberapa hal yang perlu diingat dalam tolak peluru :
  1. Sejak sikap permulaan, selama meluncur kesamping atau kebelakang atau saat terjadi sikap/posisi menolak, letak peluru harus tetap berada pada posisi semula, yaitu tetap menempel pada pangkal leher. Bagi pemula biasanya selalu cenderung menurunkan peluru dari pengkal leher pada saat/selama melakukan luncuran.
  2. Sekali lagi, luncuran kesamping atau kebelakang jangan dilakukan terlalu tinggi/melambung tetapi cukup rendah saja dan badan harus didorongkan kearah tolakkan. Luncuran yang melambung akan menghambat kecepatan gerak menolak secara keseluruhan.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments