Posted by Aak
Aak-share.com Updated at: 1:28:00 PM

Pengertian dan Teknik Dasar Meroda dalam Senam Lantai

No comments:
Teknik Dasar Meroda Dalam Senam Lantai ~ Meroda adalah suatu gerakkan ke samping/sisi, bertumpu atas kedua tangan dan kedua kaki terbuka besar/kangkang.

Sepereti halnya hand stand, maka kekuatan tangan, lengan dan bahu sangat menentukan. Sekalipun kedua tangan menopang bobot seluruh badan hanya dalam waktu yang sangat singakat. Sebenarnya meroda melihat bentuk sikapnya adalah hand stand dengan kedua kaki terbuka besar. Untuk kembali ke sikap berdiri tegak, meroda bergerak "tumbang" ke sisi, berlainan dengan hand stand yang kedua kaki kembali kebelakang dengan terpatah pada persendian.


Latihan pendahuuluan untuk meroda adalah berbagai sikap hand stand :
  • Hand stand dengan dibantu, kemudian kaki dibuka lebar
  • Hand stand pada tembok atau dinding
Penting sekali anak merasakan bobot badannya ditopang oleh satu tangan.
Masih pada latihan, agar anak (badnnya) bergerak pada satu bidang vertikal. Untuk itu sebaiknya dibuat garis agar anak menempatkan kedua tangan pada garis tersebut.

Merupakan kesalahan umum pada latihan anak ingin menempatkan tapak tangan pertama "secepat" mungkin, sehingga ia melakukan/menempuh "jalan pintas" yang mengakibatkan lutut kaki (sebelah arah meroda) terlalu dibengkokkan.

Gerakkan badan ke sisi dilakukan dengan kedua kaki tangan/lengan dan kaki lurus. Tetaplah dan hanya pada posisi badan. Penempatan tangan pertama dilakukan sesaat kaki tumpu menolak, kaki yang lain dilemparkan/diayunkan. Jadi tidak sebaliknya : menempatkan tangan pertama baru kaki tumpu dan keki lempar/ayun "bekerrja". Hal ini menyebabkan badan membungkuk.

Gerakkan tangan kedua (yang akan ditempatkan kemudian) hendaklah digerakkan lebih jauh (arah meroda) dan tangan pertama.

Penempatan kedua tangan harus lebar + 2 x lebar bahu
Kepala tetap menengadah.

Membantu anak meroda adalah dengan berdiri di belakang anak, dengan kedua lengan bersikap siap memegang dan turut memutarkan bagian pinggul anak.
Pembantu harus bergerak kesisi sesuai arah roda yang dilakukan anak, terus mengikutinya hingga anak berdiri tegak dengan kedua kaki kangkang.

Perhatikan kedua lutut anak yang meroda, tidak dibenarkan dibengkokkan/terpatah. Hal ini kan menghambat gerakkan meroda dan kaki anak dapat mengenai muka pembantu di belakangnya.

Gambar Meroda




Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments