Posted by Aak
Aak-share.com Updated at: 11:28:00 AM

Teknik dalam Lompat Jauh

No comments:
Teknik dalam Lompat Jauh ~ Lompat jauh termasuk salah satu dari nomor lompat, baik teknis maupun pelaksanaannya berbedadengan lompat tinggi. Dalam lompat jauh terdapat unsur-unsur yang berpengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam melakukan lompat jauh pada dasarnya sama dengan unsur-unsur yanng terdapat pada nomor lompat lainnya , meliputi : daya ledak, kecepatan, kekuatan, kelincahan, kelentukkan, koordinasi keseimbangan dan lain-lain.

                     Angel Jimenez Cabeza, Long Jump@image www.flickr.com

Ditinjau secara teknis pada lompat jauh terdapat 4 masalah, yaitu cara melakukan awalan, tumpuan, melayang di udara dan cara melakukan pendaratan.

Awalan
Awalan atau ancang-ancang pada lompat jauh agak berbedadengan lompat tinggi walaupun dalam beberapa segi ada pula persamaannya. Beberapa hal yang perlu diketahui tentang cara melakukan awalan dalam lompat jauh, adalah :
  1. Jarak awalan tergantung dari kemampuan masing-masing atlit. Bagi pelompat yang dalam jarak relatif pendek sudah mampu mencapai kecepatan maksimal (full speed) maka jarak jarak awalan cuku0p dekat/pendek saja (sekitar 30-35 meter atau kurang dari itu). Sedangkan bagi atlit lain yang dalam jarak relatif jauh baru mencapai kecepatan maksimal, maka jarak awalan harus lebbih jauh (sekitar 40-45 meter atau lebih dari itu). Bagi pemula sudah barang tentu jarak awalan lebih pendek dari ancar-ancar tersebut.
  2. Posisi pemula pada saat berdiri pada titik awalan dapat seperti pada lompat tinggi (salah satu kaki di depan atau sejajar). Hal ini tergantung dari kebiasaan dan kemantapan masing-masing atlit.
  3. Cara mengambil awalan dari lari pelan semakin dipercepat (sprint). Kecepatan ini harus di pertahankan sampai berjelang bertumpu/menolak. Langkah-langkah kaki bergerak sprint sebaiknya jangan seperti lari cepat pada umumnya, tetapi pada awalan lompat jauh gerakkan/langkah kaki harus lebih kuat, mantap dan menghentak (langkah yang dinamis/dinamis step). Hal ini dilakukkan dengan maksud agar pada saat menolak/bertumpu dapat dilakukan dengan kuat dan se exposif mungkin.
  4. Setelah mencapai kecepatan maksimal, maka kira-kira 3-4 langkah terakhir sebelum bertumpu (take off), gerakkan lari dilepas begitu saja tanpa mengurangi kecepatan yang telah dicapai sebelumnya (free-wheeling). Pada 3-4 langkah terakhir ini perhatian dan tenaga dicurahkan untuk melakukan tumpuan pada papan/balok tumpu. Namun ada sementara pendapat, bahwa "free-wheeling" ini tidak harus/perlu dilakukan. Karena apabiladilakukan dengan dengan baik atau tepat justru dapat menghambat kecepatan. Oleh karena itu bagi pemula hal ini belum perlu dipaksakan.
Tekanan/Tumpuan
  1. Tolakkan dilakukan dengan kaki yang bertumpu (misalnya kiri). Bagian telapak kaki yang untuk bertumpu adalah cenderung pada bagian tumit terlebih dahulu dan berakhir pada bagian ujung kaki. Sikap akhir kaki kiri saat menolak harus lulur pada lutut.
  2. Sesaat akan bertumpu sikap badan agak condong kebelakang (jangan berlebihan). Hal ini untuk membantu timbulnya lambungan yang lebih baik sekitar 40 derajad.
  3. Bertumpu sebaiknya tepat pada papan tumpuan. Asal ujung kaki tidak melewati/menginjak tetapi balok yang terdekat dengan bak pasir.
  4. Saat bertumpu kedua lengan ikut serta di atunkan kedepan atas. Pandangan kedepan atas (jangan melihat kebawah)
  5. Paha kaki ayun (kanan) diangkat kedepan setinggi pinggul dalam posisi lutut ditekuk. Jadi pada saat mengayun kaki bebas kedepan jangan dalam posisi lutut dikedangkan/diluruskan terlalu awal . Karena mengangkat kaki dalam posisi lutut lurus akan lebih berat dan kurang cepat dibandibng dengan mengangkat pada dalam posisi tungkai bawah dilipat/ditekuk. 
Melayang diudara
Saat melayang diudara dalam lompat jauh kita bisa mengunakan Gaya jongkok (bertumpu dengan kaki kiri), Gaya tegak (bertumpu dengan kaki kanan), dan Gaya jalan (bertumpu dengan kaki kanan).

Pendaratan
Pendarata merupakan tahap terakhir pada serangkaian gerakkan lopan jauh. Secara sepintas memang tampak mudah melakukan pendaratn. Walaupun demikian ada beberapa hasil perlu di perhatikan :
  1. Harus dilakukan dengan sadar, agar gerakkan yang tidak perlu dapat dihindari
  2. Untuk menghindari rasa sakit atau cidera, pendaratan sebaiknya dilakukan dengan dua belah kaki dan pada bagian tumit terlebih dahulu.
  3. Sebelum tumit menyentuh pasir, kedua kaki harus benar-benar diluruskan/dijulurkan kedepan. Usahakan agar jarak kedua kaki jangan terlampau berjauhan . Karena semakin besar jarak antara kedua kaki (terlalu lebar/kangkang) berarti akan semakin mengurangi jauhnya lompatan.
  4. Untuk menghindari agar tidak jatuh dan duduk pada pantat, maka setelah tumit berpijak di pasir, kedua lutut segre di tekuk dan biarkan badan condong terus jauh terjerembah/terjerumus kedepan.
  5. Setelah selesai melakukan, jangan kaeluar atau kemabali ketempat awalan melewati atau menginjak daerah pendaratan yang terletak antara bekas pendaratan dengan papan tumpuan.

Demikan Teknik dalam Lompat Jauh, semoga bermanfaat untuk pembaca.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments