Posted by Aak
Aak-share.com Updated at: 4:27:00 PM

Teknik Dasar Pada Lompat Jangkit

No comments:
Lompat jangkit sering pula disebut lompat tiga atau triple jump. Namun demikian istilah lompat tiga disini bukan berarti bahwa gerakkan tersebut hanya terdiri dari tiga gerakkan melompat saja yang dilakukan secara berturut-turut. Sedangkan gerakkan yang sebenarnya terdiri dari "berjingkat (hop), melangkah (step), melompat (jump)". Itulah sebabnya lompat jangkit atau lompat tiga sering pula disebut "hop-step-jump".

Cara melakukan lompat jangkit lebih sulit dan lebih banyak menuntut tenaga keterampilan/kemampuan seseorang. Oleh sebab itu sampai saat lompat jankit hanya khusus bagi pria sejati. Tetapi sebenarnya putripun boleh/bisa melakukannya, asal dilakukan dengan hati-hati.


Tinjauan secara teknis mengenai lompat juangkit ini hampir sama dengan lompat jauh, yaitu meliputi : awalan, tumpuan, melayang diudara dan pendaratan.

A. Awalan

Semua ketentuan dan pedoman cara melakukan awalan pada lompat jauh berlaku pula bagi awalan lompat jangkit. Jadi cara melakukan/mengambil awalan pada lompat jangkit sama saja dengan lompat jauh >> lihat uraian pada lompat jauh


B. Tumpuan dan melayang pada saat "berjingkat"
  1. Setelah berlari mengambail awalan dan 3 langkah terakhir melakukan "free wheelling" (tidak diharuskan), kemudian bertumpu/menolak dengan kaki yang terkuat (misalnya kanan untuk melakukan "hop/jingkat"). Saat bertumpu diposisi badan agak lebih tegak dibanding tumpuan pada lompat jauh. *(pada lompat jauh sikap badan pada saat bertumpu sedikit condong kebelakang).
  2. Gerakkan "berjingkat" harus dilakukan rendah saja (tidak melambung/tinggi) tetapi cukup jauh kedepan. Saat dijingkat harus rendah, karena dengan demikian kecepatan yang telah diperoleh pada saat melakukan awalan dapat tetap dipertahankan, sehingga akan membantu kelanhutan gerak berikitnya.
  3. Selama berjingkat,kaki yang bebas (kiri) tetapi tidak boleh menyentuh tanah
  4. Saat badan melayang, paha kanan segera diangkat kedepan. Pada pertengahan jingkat ini, paha kanan/kaki tumpu sejajar dengan tanah (tungkai bawah menuju bawah secara wajar/rilek). Gerakkan berjingkat ini berakhir dengan mendaratnya kaki kanan ditanah. Saat mendarat lutut agak ditekuk dan pendaratan dilakukan dengan bagian tumit terlebih dahulu. Dari tahap ini diteruskan dengan gerakkan berikutnya, yaitu melangkah/step dengan kaki kiri.                          

C. Tumpuan dan melayang saat melangkah

Akhir dari gerakkan berjingkat/hop (saat kaki kanan mendarat), maka dengan kaki kanan ini pula segera melakukan tolakkan kedepan dengan diikuti melangkahnya kaki kiri kedepan.
  1. Gerakkan melangkah ini dilakukan dengan mengangkat paha kiri setinggi pinggul (sejajar dengan tanah) dan lutut ditekuk sewajarnya (tungkai kebawah).
  2. Gerakkan melangkah harus dilakukan lebih tinggi dari gerakkan berjingkat. Sedangkan jangkauan melangkah cenderung lebih pendek dibanding dengan jarak jangkauan saat berjingkat.

    Gerakkan melangkah ini berakhiir dengan mendaratnya kaki kiri dalam posisi agak ditekuk pada lutut dan mendarat dengan bagian tumit terlebih dahulu. Dari tahap ini segera disusul dengan gerakkan "melompat/jump".

D. Tumpuan dan melayang saat melompat
  1. Tumpuan saat melompat/jump dilakukan dengan kaki kiri. Tolakkan harus kuat sampai lutut berakhir dlam keadaan lurus. Jadi gerakkan melompat disini pada dasarnya sama dengan gerakkan melompat pada lompat jauh.
  2. Lambungan badan pada gerakkan melompat harus lebih tinggi dari pada lambungan melangkah.
  3. Saat melayang diudara dapat dilakukan dengan "berjongkok/gaya jongkok", dengan "melenting/gaya tegak dan dapat pula "berjalan di udara/gaya jalan".

E. Pendaratan

Semua ketentuan dan cara mendarat pada lompat jauh berlaku pula pada lompat jangkit. Jadi cara melakukan pendaratan pada lompat jangkit sama saja dengan pendaratan lompat jauh.
Catatan :
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam lompat jangkit :
  1. Cara melakukan awalan, yaitu mengenai jarak dan kecepatannya sama seperti pada lompat jauh
  2. Saat tumpuan akan berjingkat, sikap badan agak lebih tegak. Jadi tidak perlu sedikit condong kebelakang seperti pada lompat jauh. Hal ini disebabkan karena gerakkan berjingkat pada lompat jangkit tidak perlu terlampau melambung tinggi, sedangkan pada lompat jauh tolakkan harus melambung sekitar 45 derajad (lambungan berjingkat pada lompat jangkit kurang dari 45 derajad).
  3. Pada setiap melakukan tumbuhan, baik saat berjingkat, melangkah maupun melompat, kedua lengan diayun kedepan atas.
  4. Gerakkan berjingkat harus dilakuakan cukup rendah saja, tetapi jauh kedepan. Gerakkan berjingkat yang terlampau melambung tinggi akan mengakibatkan :
    a. Menghambat kecepatan/kelajuan gerak berikutnya
    b. Irama langkah berikutnya tidak teratur, yaitu kaki yang untuk melangkah cenderung untuk segera mendarat/berpijak ditanah. Sedangkan pada saat berjangkit, melangkah maupun melompat harus dilakukan dengan irama yang tetap. Gerakkan langkah/hop yang terlalu cepat mendarat ini disebut "langkah jauh (falling stop). Jadi apabila terjadi falling step akan mengurangi jarak yang ditempuh secara keseluruhan.
    c. Mengakibatkan rasa sakit pada bagian kaki yang dipakai untuk mendarat pada saat berjingkat.
  5. Ketinggian lambunagn saat berjingkat, melangkah dan melompat harus meningkat (berjingkat rendah, tetap jauh, melangkah agak lebih tinggi, melompat lebih tinggi lagi).
Gambar perbandingan lambungan dan jarak antara gerakkan berjingkat-melangkah-melompat pada saat lompat jangkit.


Perbandingan jarak yang ditempuh pada saat berjingkat, melangkah, dan melompat dapat berbanding sekitar: 6 : 5 : 6 ; 5 : 4 : 5 ; 5 : 4 : 6 ; atau 6 : 4 : 5 . Jadi jarak langkah akan selalu lebih pendek dibanding dengan jarak berjingkat  maupun melompat. Sedangkan jarak berjingkat dapat sama atau lebih jauh dan sering pula agak lebih pendek dari jarak melompat. Perbandingan jarak ini sangat ditentukan oleh kemampuan masing-masing pelompat. 


Serangkaian Gerak Lompat Jangkit


KETERANGAN

Gambar 1-3 =>     Bertumpu dengan kaki kanan untuk berjingkat
Gambar 4-6 =>     Saat melayang pada gambar jingkat
Gambar 7-8 =>     Akhir berjingkat mendarat dengan kaki kanan, terus menolak melngkah untuk kaki kiri kedepan.
Gambar 9-10 =>   Akhir melangkah mendarat dengan kaki kiri
Gambar 10-11 =>  Denagn kaki kiri menolak untuk melompat
Gambar 12-13    =>  Melayang diudara saat melompat
Gambar 14-15 =>  Mendarat dipasir seperti lompat jauh


Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments